jenis kabel listrik

Jenis-Jenis Kabel Listrik Berisolator dan Penjelasan Lengkapnya

Kemajuan teknologi yang kian pesat membuat berbagai macam peralatan mulai bermunculan. Kemajuan ini khususnya berada di lingkaran alat-alat elektronik yang menggunakan instalasi listrik sehingga mengetahui seluk beluk yang ada padanya akan sangat berguna untuk kita kedepannya. Salat satu instrumen yang paling lekat dengan alat elektronik adalah kabel, sederhana nya kabel berfungsi sebagai pengantar aliran listrik dari satu perangkat ke perangkat lain. Setidaknya terdapat beberapa jenis kabel listrik yang ada saat ini. Dari banyaknya kabel yang beredar di pasaran setidaknya kabel dapat dikelompokkan berdasarkan tegangannya: yaitu kabel bertegangan tinggi, kabel bertegangan rendah, dan kabel bertegangan menengah.

Kita tentu pernah melihat kabel listrik berwarna hitam ataupun putih yang di dalamnya terdapat beberapa kabel lagi yang saling melilit satu sama lain, sebenarnya kabel tersebut menggunakan pembungkus yang biasanya terbuat dari karet agar lebih aman dan awet. Kabel yang terbungkus ini biasanya digunakan pada instalasi listrik dalam rumah yang beresiko. Umumnya bentuk fisik kabel listrik terdiri dari 2 bagian yaitu:

isolator: ini adalah bagian yang melindungi atau membungkus kabel. Bagian ini tidak mengantarkan listrik sehingga aman untuk dipegang. Isolator biasanya dibuat dari bahan termoplastik, hampir seperti karet namun lebih kuat dan padat.

Konduktor: bagian ini adalah bagian dari kabel yang berfungsi menghantarkan listrik dari satu tempat ke tempat lain. Bagian ini biasanya dibuat dari tembaga atau alumunium.

jenis kabel listrik

setelah mengetahui bagian-bagian dari kabel dengan pelindung. Berikut beberapa jenis kabel yang berisolator yang ada saat ini:

  1. Kabel NYA

Kabel jenis ini hanya terdiri dri satu inti kabel yang terbuat dari kabel tembaga tunggal berdiameter 1,5-2,5 mm dengan isolator berbahan PVC. Kabel jenis ini adalah kabel yang paling sering di temui, sebagai media penghantar listrik pada rumah tinggal. Isolator jenis ini biasanya dibuat dengan beberapa warna yaitu merah, hitam, kuning, dan biru agar lebih mudah membedakannya. Tegangan nominal kabel ini berkisar antara 400-600 Volt.

  1. Kabel NYM

Kabel jenis ini merupakan kabel yang memiliki konduktor atau inti kabel tunggal lebih dari satu dan masing-masing dilapisi dengan isolator agar tidak saling bergesekan. Beberapa konduktor atau ini kabel ini biasanya dibungkus lagi dengan isolator serat PVC dan dilapisi lagi dengan selubung PVC. Karena perlindungan yang berlapis, kabel ini cenderung lebih kuat dan tahan lama. tegangan nominalnya 230-400 (300) volt.

  1. Kabel NYY

Kabel ini memiliki inti kabel serabut lebih dari satu dan masing-masing dilapisi isolator dengan warna berbeda-beda. Lapisan selubung kabel ini adalah yang paling kuat namun juga memiliki inti konduktor yang lebih banyak sehingga diameternya lebih besar. Meski memiliki isolator yang kuat, kabel yang sering dibenamkan ke dalam tanah ini sebaiknya diberi tambahan pipa pelindung untuk menambah tingkat keamanannya.

  1. Kabel NYAF

Kabel ini secara sekilas menyerupai kabel NYA yaitu hanya memiliki satu inti kabel. Tatapi serabut yang digunakan bukan berupa serabut tunggal seperti pada kabel NYA. isolator nya tipis dan juga diberi warna yang berbeda-beda sesuai fungsinya. Karena isolator yang lebih tipis kabel jenis ini lebih fleksibel sehingga cocok digunakan untuk jaringan listrik yang berkelok-kelok. Tegangannya di kisaran 300-500 volt.

Baca Juga :  Kelebihan dan Kekurangan Jaringan Kabel LAN

Itulah beberapa jenis kabel yang terdapat dalam kehidupan kita sehari-hari. Jika kita perhatikan alat-alat elektronik yang terdapat di dalam rumah kita, tentu kita akan menemukan jenis kabel listrik yang sudah dijelaskan sebelumnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *